Kuantan Singingi — Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek kembali melanjutkan rangkaian Roadshow Daurah Bahasa Arab bersama Syekh Yasser Saad Abdalla di Kabupaten Kuantan Singingi. Memasuki hari kedua, kegiatan daurah pertama digelar pada Selasa (21/4/2026) di Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan, Simpang Tiga Taluk Kuantan.
Rombongan Ma’had Aly yang dipimpin langsung oleh Mudir, Ustadz Taufik Hidayat, S.Th.I., M.Pd., disambut hangat oleh Mudir Ponpes KH. Ahmad Dahlan, Ustadz Febrian Al-Birri, Lc., beserta jajaran pengurus dan para santri.
Dalam sambutannya, Ustadz Febrian Al-Birri menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya momentum daurah ini bagi para santri.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan Ma’had Aly. Semoga para santri dan santriwati dapat mengikuti daurah ini dengan serius serta mengambil pelajaran berharga dari materi yang disampaikan oleh Syekh Yasser,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Taufik Hidayat dalam sambutannya turut memperkenalkan Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek kepada para santri. Ia menjelaskan peran Ma’had Aly sebagai lembaga pendidikan tinggi berbasis pesantren yang fokus pada pendalaman kitab turats secara komprehensif.
Sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek dan Ponpes KH. Ahmad Dahlan. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya santri.
Memasuki sesi inti, daurah Bahasa Arab bersama Syekh Yasser Saad Abdalla berlangsung dengan penuh antusias. Dalam penyampaiannya, Syekh Yasser menegaskan urgensi mempelajari bahasa Arab dalam kehidupan seorang Muslim.
“Bahasa Arab adalah komponen penting dalam agama Islam. Ia merupakan bahasa para Rasul, bahasa Al-Qur’an, dan juga bahasa penduduk surga,” tegasnya di hadapan peserta.
Kegiatan ini semakin hidup dengan adanya interaksi langsung antara Syekh Yasser dan para santri. Sesi tanya jawab yang berlangsung aktif menunjukkan tingginya minat dan semangat peserta dalam mendalami bahasa Arab.
Turut mendampingi sebagai penerjemah, Ustadz Faidil Aidil Fajri yang merupakan guru Ponpes KH. Ahmad Dahlan, membantu menjembatani pemahaman materi sehingga dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat belajar bahasa Arab di kalangan santri semakin meningkat, sekaligus mempererat hubungan kerja sama antar lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi ulama yang kompeten dan berdaya saing.
