Jambu Air, Agam — Komitmen dalam memperkuat ekonomi umat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Agam. Bersama Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek, BAZNAS menggelar Seminar Ekonomi bertajuk “BAZNAS dan Transformasi Ekonomi Umat: Sinergi Lembaga Amil dan Akademisi Pesantren” yang berlangsung di Aula Kampus Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus penguatan pemahaman ekonomi syariah bagi para mahasantri. Seminar tersebut menghadirkan langsung jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Agam, di antaranya Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si., Wakil Ketua I Dr. M. Salim Akbar, SH., M.Kn., Wakil Ketua II Irsyadul Ubad, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Ketua III dan IV Usman, SKM., MM. Turut hadir pula jajaran pimpinan Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek, termasuk Mudir dan Naib Mudir.
Dalam momentum tersebut, BAZNAS Agam juga menyalurkan beasiswa kepada 10 orang mahasantri yang berasal dari Kabupaten Agam. Penyaluran ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan serta pengembangan potensi generasi muda pesantren, khususnya dalam bidang keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain penyerahan beasiswa, kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi mengenai program-program strategis BAZNAS bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si. Para mahasantri diberikan pemahaman komprehensif terkait peran dan fungsi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta kontribusinya dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Seminar ini diwajibkan bagi seluruh mahasantri, mulai dari semester 2 hingga semester 8. Antusiasme peserta tampak jelas dari kehadiran penuh serta partisipasi aktif dalam setiap sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasantri tidak hanya memahami konsep ekonomi Islam secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata. Sinergi antara lembaga amil zakat dan akademisi pesantren diharapkan dapat melahirkan generasi yang berperan aktif dalam pengelolaan dan pengembangan ekonomi umat di masa depan.
