Jambu Air, Agam – Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek menutup rangkaian kegiatan Ma’had Aly Fest 2026 dengan pelaksanaan babak final Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) pada Kamis, 7 Mei 2026 ba’da Ashar. Kegiatan ini berlangsung meriah dan menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam rangkaian perayaan Milad ke-10 Ma’had Aly.
Sebanyak enam peserta terbaik berhasil melaju ke babak final setelah melewati tahapan seleksi yang ketat. Pada partai puncak tersebut, Syekh Yasser Saaad Abdalla dipercaya menjadi dewan juri yang menilai kemampuan para finalis dalam membaca, menerjemahkan, serta menjelaskan kandungan kitab turats.
Adapun maqra yang diujikan pada final MQK tahun ini adalah kitab I’anah at-Thalibin pada bab Mu’amalat, karya Sayyid Bakri bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi. Pemilihan kitab tersebut dinilai mampu menguji kedalaman pemahaman peserta terhadap kajian fikih klasik, khususnya dalam bidang muamalah.
Setelah melalui proses penilaian, panitia menetapkan para pemenang cabang MQK. Juara III diraih oleh M. Hafiz, santri Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia. Posisi Juara II diraih oleh Rifqa dari pesantren yang sama. Sementara gelar Juara I berhasil diraih oleh M. Rifqi Mubarak, santri Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang.
Selain MQK, panitia juga mengumumkan para pemenang cabang Olimpiade Fiqih Ushul Fiqih. Juara III diraih oleh Maulidya Elfauzanah dari Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia. Juara II diraih oleh Hany Mardiatul dari Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang. Sementara Juara I berhasil diraih oleh Alin Marliana dari Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia.
Final MQK sekaligus penyerahan penghargaan tersebut menjadi penutup rangkaian Ma’had Aly Fest 2026 yang berlangsung penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat tradisi keilmuan pesantren, khususnya dalam penguasaan kitab kuning dan disiplin ilmu fikih ushul fikih di kalangan santri.
