Tapanuli Selatan — Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek kembali melanjutkan rangkaian Roadshow Daurah Bahasa Arab bersama Syekh Yasser Saad Abdalla pada lokasi ketiga di hari kedua pelaksanaan, Selasa, 20 Mei 2026. Kegiatan kali ini digelar di Pondok Pesantren Al Barakah dan diikuti oleh para asatidz serta santri dengan penuh antusias.
Kedatangan rombongan Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek dipimpin langsung oleh Ustadz Taufik Hidayat. Rombongan disambut hangat oleh Mudir Al Barakah, K.H. Ahmad Shiddiq Nasution bersama jajaran guru dan para santri.
Dalam sambutannya, K.H. Ahmad Shiddiq Nasution menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas terlaksananya kegiatan daurah tersebut di lingkungan pesantren yang dipimpinnya.
“Kami mengucapkan ahlan wa sahlan kepada seluruh rombongan Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menambah semangat para santri dalam mendalami bahasa Arab serta ilmu-ilmu keislaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Taufik Hidayat dalam pemaparannya memperkenalkan lebih jauh tentang Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek kepada para santri. Ia menjelaskan sistem pendidikan, kurikulum, pola pembelajaran, hingga output lulusan yang dihasilkan oleh Ma’had Aly.
Menurutnya, Ma’had Aly hadir sebagai lembaga kaderisasi ulama yang berfokus pada pendalaman kitab kuning dan penguatan keilmuan Islam berbasis turats.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Daurah Bahasa Arab yang disampaikan langsung oleh Syekh Yasser Saad Abdalla. Adapun penerjemah dalam daurah tersebut adalah Ustadz Wahyudi Rahman.
Dalam tausiyahnya, Syekh Yasser memberikan motivasi mendalam kepada para santri agar tetap istiqamah dalam menuntut ilmu agama, khususnya dalam mempelajari kitab kuning.
“Ilmu telah ditempa, adab dijaga, dan keikhlasan ditanamkan. Dari ruang belajar yang sederhana, para dai ini bersiap melangkah mengemban amanah dakwah. Hadirkan langkah dan doa Anda, menjadi saksi lahirnya generasi dai yang akan melanjutkan estafet pengabdian umat,” ungkap Syekh Yasser.
Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti Ma’had Aly dan tidak berpaling dari jalur keilmuan yang telah ditempuh.
“Teruslah istiqamah dalam mendalami kitab kuning. Sambunglah keilmuan ini hingga sampai tingkat tertinggi seperti Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek. Jangan malah berpaling ke jurusan lain, nanti sia-sia apa yang telah dipelajari,” pesannya di hadapan para santri.
Syekh Yasser turut menegaskan bahwa para penuntut ilmu kitab kuning akan memperoleh kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat.
“Pelajar kitab kuning insyaAllah akan mendapatkan kemuliaan dunia dan akhirat. Di dunia ia akan dihormati dan disegani di tengah manusia, sedangkan di akhirat akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para santri tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian daurah hingga akhir acara. Roadshow ini menjadi bagian dari upaya Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek dalam memperluas syiar keilmuan Islam serta mempererat hubungan antarpesantren di berbagai daerah.
