ROADSHOW DAURAH BAHASA ARAB, MAHAD ALY PARABEK SAMBANGI PONPES DARUL HADIST PASAMAN BARAT

Kinali, Pasaman – Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek menggelar roadshow Daurah Bahasa Arab bersama Syekh Yasser Saad Abdalla. Daurah perdana ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Hadist, Kabupaten Pasaman Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan ini sekaligus menjadi agenda monitoring pelaksanaan Khidmatul Mujtama Mahasantri semester 8 Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek. Rombongan dipimpin langsung oleh Mudir Mahad Aly, Ustadz Taufik Hidayat, S.Th.I., M.Pd., dan disambut hangat oleh Mudir Pondok Pesantren Darul Hadist, Buya Khairun Nasri, Lc.

Daurah Bahasa Arab dilaksanakan di Masjid Pondok Pesantren Darul Hadist dan diikuti oleh seluruh santri tingkat Tsanawiyah dan Aliyah. Antusiasme santri tampak sejak awal kegiatan hingga akhir acara.

Dalam sambutannya, Ustadz Taufik Hidayat memperkenalkan Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek kepada para santri. Ia menjelaskan secara komprehensif mulai dari sistem perkuliahan, kurikulum, hingga perbedaan Mahad Aly dengan Perguruan Tinggi Islam pada umumnya.

“Mahad Aly hadir sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada pendalaman ilmu-ilmu keislaman dan turats (kitab kuning) dengan sistem akademik yang terstruktur,” ungkapnya.

Sementara itu, Buya Khairun Nasri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat mempererat silaturrahmi serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan antara kedua lembaga. Ia juga mendorong para santri agar melanjutkan pendidikan tinggi ke Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek.

“Jangan sampai pelajaran kitab kuning berhenti setelah tamat Aliyah. Mahad Aly adalah salah satu tempat terbaik untuk melanjutkan pendalaman ilmu tersebut,” pesannya kepada para santri.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Daurah Bahasa Arab bersama Syekh Yasser Saad Abdalla. Dalam penyampaiannya, Syekh Yasser menekankan pentingnya mempelajari Bahasa Arab sebagai kunci utama memahami ajaran Islam, mulai dari Al-Qur’an, hadits, hingga ibadah sehari-hari seperti shalat.

Daurah berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya santri yang menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Syekh Yasser, sehingga suasana masjid terasa hidup dan penuh semangat keilmuan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek dan Pondok Pesantren Darul Hadist. MoU tersebut berisi kerja sama antara kedua lembaga dalam bidang pendidikan, sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dan peningkatan kualitas pendidikan pesantren ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*