KRABI, THAILAND – Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi terus memperkuat langkahnya menuju World Class Ma’had Aly. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Ma’had Aly Parabek dengan Presiden Association Education Cultural International (AECI), bertempat di Krabi, Thailand.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Mudir Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek, Ustaz Taufik Hidayat, S.Th.I., M.Pd., dan Presiden AECI Thailand Mr. Takem Kundee. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pertukaran kebudayaan, serta pengembangan dakwah Islam di kawasan Asia Tenggara.
Bersamaan dengan penandatanganan MoU, agenda utama lainnya adalah Serah Terima Mahasiswa Asistensi Mengajar. Sebanyak empat mahasantri Ma’had Aly Parabek diserahkan secara resmi kepada pihak AECI untuk kemudian ditempatkan di sekolah-sekolah di bawah naungan asosiasi tersebut.
Dalam sambutannya, Mudir Ma’had Aly Parabek menekankan bahwa para mahasantri ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas akademik, melainkan menjadi duta bangsa dan duta pesantren.
“Penandatanganan MoU ini adalah payung hukum dan formalitas, namun ruh dari kerjasama ini adalah kehadiran mahasantri kami di tengah masyarakat Thailand. Kami menitipkan mereka untuk dibimbing, sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan di sini,” ungkap Ustaz Taufik Hidayat.
Presiden AECI menyambut baik kedatangan delegasi dari Sumatera Barat tersebut. Beliau menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa dari Indonesia, khususnya dari lembaga bereputasi seperti Sumatera Thawalib Parabek, sangat dinantikan untuk membantu memperkuat literasi agama dan bahasa Arab bagi pelajar di Thailand.
Dengan adanya MoU ini, Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi pesantren yang tidak hanya unggul dalam khazanah kitab kuning, tetapi juga adaptif dan berkontribusi secara global.
