Jambu Air, Agam – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti lingkungan Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar pada Ahad, 29 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan, dosen, staf, hingga mahasantri.
Acara yang menjadi momentum pasca-Idulfitri ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ukhuwah di lingkungan kampus. Halal Bihalal berlangsung khidmat dan penuh makna, diawali dengan sambutan dari Mudir Mahad Aly, Ustadz Taufik Hidayat, S.Th.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama. “Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi di antara civitas akademika Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek,” ujarnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Andriyal, MA. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tiga poin utama yang menjadi refleksi kehidupan pasca-Ramadhan.
Pertama, tidak ada kebahagiaan tanpa ketaatan kepada Allah. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan sejati hanya akan diraih oleh mereka yang istiqamah dalam ketaatan. Kedua, kesuksesan tidak terlepas dari kepayahan, terutama dalam menahan hawa nafsu sebagai bentuk ujian keimanan. Ketiga, tidak ada kedamaian tanpa saling memaafkan. Ia mengingatkan bahwa jika Allah sebagai Sang Khalik Maha Pemaaf, maka sudah sepatutnya manusia sebagai makhluk juga saling memaafkan.
“Ramadhan telah melatih kita untuk menahan diri dan memperbaiki hubungan, maka Halal Bihalal ini adalah momentum untuk menyempurnakannya dengan saling memaafkan,” ungkapnya.
Acara kemudian ditutup dengan makan bersama yang semakin menambah kehangatan dan kebersamaan di antara seluruh peserta. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal untuk menjaga keharmonisan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan aktivitas akademik dan dakwah di lingkungan Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari civitas akademika.
