MAHASANTRI MAHAD ALY SEBAR KE BERBAGAI DAERAH SUMBAR, FOKUS AJARKAN FIQIH DAN USHUL FIQH

Jambu Air, Agam – Sebanyak 20 mahasantri Mahad Aly melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat Khidmatul Ummah termin pertama dengan terjun langsung mengajar di sejumlah pondok pesantren di Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 10 Januari hingga 28 Februari 2026.

Para mahasantri dilepas dan diantar langsung oleh jajaran struktural Mahad Aly sebagai bentuk dukungan institusi terhadap pelaksanaan program pengabdian tersebut. Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditempatkan di berbagai pondok pesantren yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Adapun pondok pesantren yang menjadi lokasi penempatan antara lain Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek, Pondok Pesantren Diniyah Limo Jurai, Pondok Pesantren Haji Abdul Karim Syu’aib, dan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia di Kabupaten Agam. Selain itu, mahasantri juga ditempatkan di Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau Kabupaten Tanah Datar, Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur Kabupaten Padang Pariaman, Pondok Pesantren Darul Hadis Kabupaten Pasaman Barat, Pondok Pesantren Darul Tauhid Kabupaten Solok, serta Pondok Pesantren Cahaya Islam Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dalam program Khidmatul Ummah ini, para mahasantri diwajibkan untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Fokus utama pengabdian adalah mengajar mata pelajaran kekitaban, khususnya bidang Fiqih dan Ushul Fiqh, sesuai dengan kompetensi akademik yang telah ditempuh di Mahad Aly.

Program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat pesantren, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran praktis bagi mahasantri dalam mengasah kemampuan pedagogik. Melalui pengalaman langsung mengajar di lapangan, para peserta diharapkan mampu memahami dinamika pembelajaran serta metode pengajaran yang efektif.

Dengan adanya kegiatan Khidmatul Ummah ini, Mahad Aly berharap para mahasantri memiliki bekal pengalaman mengajar yang kuat. Hal tersebut dinilai penting, mengingat banyak alumni Mahad Aly yang setelah lulus berkiprah sebagai pengajar dan pendidik di berbagai lembaga pendidikan Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*