HARI KEDUA ROADSHOW DAURAH BAHASA ARAB DI BUNGO, SYEKH YASSER: JANGAN MINDER JADI PELAJAR AGAMA!

Bungo, Jambi – Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek kembali melanjutkan rangkaian Roadshow Daurah Bahasa Arab pada hari kedua, Kamis, 9 September 2026. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Mudir Mahad Aly, Ustadz Taufik Hidayat, S.Th.I., M.Pd., disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Tarbiyah Islamiyah Tanjung Agung, Ustadz H. Abdul Mutalib, S.Ag., di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat ukhuwah.

Setelah sesi ramah tamah, rombongan diarahkan menuju mushalla untuk melaksanakan kegiatan inti, yakni Daurah Bahasa Arab yang dipandu langsung oleh Syekh Yasser Saad Abdalla. Dalam penyampaian materinya, Syekh Yasser didampingi oleh penerjemah, Ustadz Wahyudi Rahman, Lc., M.Ag.

Dalam daurah tersebut, Syekh Yasser memberikan motivasi kuat kepada para santri dan peserta. Ia menegaskan bahwa menjadi pelajar agama adalah sebuah kemuliaan yang patut disyukuri.

“Berbahagialah menjadi pelajar agama. Jangan pernah merasa minder, karena Allah telah mengangkat derajat para penuntut ilmu agama,” ujarnya di hadapan peserta.

Lebih lanjut, ia mendorong para santri untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia secara khusus menyebut pentingnya melanjutkan studi ke lembaga pendidikan lanjutan seperti Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek sebagai bagian dari penguatan keilmuan.

Tak hanya itu, Syekh Yasser juga menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Arab sebagai kunci utama dalam memahami khazanah keilmuan Islam.

“Bahasa Arab adalah kunci untuk memasuki keilmuan Islam. Maka peganglah erat-erat kunci tersebut,” tegasnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri yang mengikuti daurah dengan penuh semangat. Roadshow ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta kapasitas keilmuan santri, khususnya dalam penguasaan Bahasa Arab sebagai fondasi utama dalam memahami literatur Islam klasik.

Dengan berlanjutnya kegiatan ini, Mahad Aly Sumatera Thawalib Parabek menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan semangat keilmuan dan memperkuat jaringan pendidikan Islam di berbagai daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*